Breaking News

Sri Mulyani Bantah Isu Penghentian Tunjangan Guru

Sri Mulyani Bantah Isu Penghentian Tunjangan Guru

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membantah rencana penghentian tunjangan guru di daerah. Rencananya pemerintah akan melakukan perhitungan kembali tunjangan profesi guru (TPG), tunjangan khusus guru (TKG), serta dana penghasilan tambahan guru (Tamsil). Diketahui, kabar soal penghentian tunjangan guru menjadi viral di media sosial.

Sri Mulyani memastikan tunjangan guru tetap disalurkan sebagaimana kebutuhan dengan melakukan efesiensi anggaran pemerintah daerah.

"Kalau ada uang yang idle, itulah yang akan digunakan. Salah besar ada yang menyampaikan seolah kita melakukan pemotongan terhadap tunjangan profesi guru dan tunjangan lainnya," kata Sri Mulyani di kantor Ditjen Pajak, Jakarta

Sementara itu, Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti menyebut surat tersebut merupakan surat pemberitahuan kepada sejumlah pemerintah daerah tertentu yang direkomendasikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Penghentian tersebut merupakan suatu bentuk pengendalian penyaluran transfer ke daerah, agar tidak terjadi pengendapan dana tunjangan guru yang terlalu besar di rekening kas daerah," kata Astera.

Rekomendasi penghentian penyaluran didasarkan atas hasil rekonsiliasi Kemendikbud, Kemenkeu dan Pemerintah Daerah. Penghentian tersebut direkomendasikan bagi Pemda yang memiliki sisa dana tunjangan guru di rekening kas daerah yang masih mencukupi untuk pembayaran tunjangan guru sampai akhir tahun ini.

Dirinya menambahkan, hal ini bukan hal baru karena rutin dilakukan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Selain itu ada rekomendasi penggunaan dana cadangan tunjangan guru bagi daerah daerah tertentu yang masih kurang.

"Dengan demikian, pelaksanan penghentian penyaluran dana tunjangan guru di beberapa daerah tersebut tidak akan mempengaruhi ataupun mengganggu pembayaran tunjangan kepada guru di daerah, karena dananya memang sudah ada di rekening kas daerah," pungkasnya.

No comments