Breaking News

Bantah Pernyataan Prabowo, Nyatanya Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat

Bantah Pernyataan Prabowo, Nyatanya Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat
Koalisi Prabowo-Sandiaga menyatakan sikap keprihatinan atas merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Sandiaga menyebut hal itu terjadi karena lemahnya fundamental ekonomi.

Namun pernyataan tersebut dibatah langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyatakan Indonesia masih memiliki fundamental ekonomi yang kuat di tengah tekanan pada pasar keuangan akhir-akhir ini.

Bahkan industri keuangan yang berbasis di Britania Raya juga memiliki keyakinan yang sama bahwa Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang baik dan akan mampu menghadapi gejolak di pasar keuangan yang bersifat jangka pendek ini.

Wimboh juga menyampaikan agenda prioritas Otoritas Jasa Keuangan dalam mendukung program strategis Pemerintah dalam pembangunan infrastruktur di berbagai daerah dengan berbagai inisiatif pengembangan di pasar modal.

“Pembangunan infrastruktur menjadi agenda prioritas utama bagi Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi pengangguran, meningkatkan konektivitas, dan memicu kegiatan ekonomi di daerah sekitarnya,” tutur Wimboh.

Dijelaskan Wimboh, untuk mendukung pembiayaan pembangunan infrastruktur ini, pengembangan pasar modal menjadi penting sebagai penyedia alternatif pembiayaan jangka panjang.

Beberapa alternatif program pembiayaan yang didorong OJK di antaranya dengan mengembangkan variabilitas instrumen pembiayaan pasar modal seperti sekuritisasi, obligasi perpetual, greenbonds, obligasi daerah, dan blended finance.

Selain itu, OJK juga menyederhanakan proses penerbitan di pasar modal dan menerapkan beberapa kebijakan yang mendukung seperti pengembangan instrumen dan pasar hedging dan juga berkoordinasi dengan Kementrian Keuangan terkait Insentif Pajak bagi produk pasar modal.

“OJK juga terus memperluas basis investor domestik dan memperkuat peran Lembaga Keuangan Non Bank dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur termasuk di dalamnya melalui pasar modal,” tandasnya.


No comments