Breaking News

MENTAN: Kita Tidak Hanya Impor, Kita Juga Berhasil Ekspor

MENTAN: Kita Tidak Hanya Impor, Kita Juga Berhasil Ekspor
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memberikan penjelasan terkait adanya impor jagung sebanyak 50.000 hingga 100.000 ton.

"Jadi, impor itu hanya berkisar 50.000 ton hingga 10.0000 ton atau jauh lebih sedikit dibandingkan dengan 2014 hingga 2016," ujarnya di Pasar Induk Cipinang

Dia menjelaskan, pada tahun 2014, impor tersebut sampai 3,5 juta ton setara Rp10 triliun. Di mana saat itu impor masih dianggap biasa-biasa saja dan tidak membuat gaduh.

"Pada tahun 2015 masih dilakukan impor jagung namun dengan volume berkurang menjadi 2 juta ton. Dan untuk 2016 Impor jagung, hanya 900.000 ton. Volume impor kembali berkurang," jelasnya.

Dia menjelaskan, untuk tahun 2017 impor jagung tidak ada dan kemudian pada 2018 di mana Indonesia justru berhasil melakukan ekspor.

"Kita dulu pernah impor dari Amerika dan Argentina. Tapi sekarang pecah telur ekspor, ini sejarah pertama Indonesia mengekspor sebesar itu dan menyetop impor lho," ungkapnya.

Dia menambahkan, mengapa ada pertanyaan mengapa harus impor jagung 50.000-100.000 ton. Apabila Indonesia bisa ekspor dan produksi jagung masih dinyatakan surplus 13 juta ton? "Ini sebagai alat kontrol saja. Untuk stabilitas harga. Nanti disimpan Bulog. Kalau harga turun tidak akan keluar. Dan sebentar lagi kita panen raya," pungkasnya.

No comments