Breaking News

Pemerintah Akan Rubah Kurikulum SMK & Sediakan Guru Berkompeten

Pemerintah Akan Rubah Kurikulum SMK & Sediakan Guru Berkompeten
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menargetkan roadmap atau peta jalan pendidikan vokasi untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan rampung pada akhir bulan ini. Sehingga pada 2019, dapat berlaku secara efektif.

"Itu sebenarnya teknisnya sudah selesai. Mungkin dalam beberapa minggu ke depan ini sudah selesai, bukan tahun depan lagi, cepat," ujar Menko Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (7/12).

Menko Darmin mengatakan, pemerintah saat ini tengah menggodok SMK-SMK di provinsi yang memiliki kualifikasi dalam menerapkan vokasi. SMK tersebut nantinya akan menjadi prioritas di provinsi tersebut.

"Jadi kita, satu sedang menyiapkan roadmapnya. Kedua kita perlu memulai dengan beberapa provinsi supaya ada SMK vokasi yang di anggap prioritas di setiap daerahnya. Masing-masing daerah bisa beda ya kan," jelasnya.

Pemerintah nantinya akan merombak kurikulum dalam penerapan pendidikan vokasi. Selain itu, pemerintah juga akan menyediakan guru-guru berkompeten dan memiliki keahlian di bidang vokasi tersebut.

"Kita harus merombak untuk vokasi itu struktur belajar mengajarnya berapa persen di kelas berapa persen praktik berapa persen magang. Kurikulumnya gimana, jangan terlalu banyak kurikulum yang normatif dan adaptif tapi yang banyak kurikulum yang untuk produktif teknis ya," jelasnya.

Sebagai informasi, untuk mendorong pelaksanaan vokasi di 2019, pemerintah sendiri telah meningkatkan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) untuk pendidikan vokasi menjadi Rp 26 triliun atau naik Rp 2,37 triliun dari tahun sebelumnya

No comments