Breaking News

Sandiaga Tuding BPS Diatur Pemerintah, Ini Respon Menteri Bambang

Sandiaga Tuding BPS Diatur Pemerintah, Ini Respon Menteri Bambang
Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, membantah tudingan calon wakil presiden, Sandiaga Uno, yang menyebut bahwa pemerintah mengintervensi Badan Pusat Statistik (BPS) dalam menyajikan data terkait kemiskinan dan pengangguran.

"Itu sama sekali tidak benar, mereka (BPS) punya undang-undang yang menunjukkan independensi mereka," kata Bambang ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat 31 Agustus 2018.

Ia mengatakan, BPS secara koordinasi berada di bawah Bappenas, dan Kepala Bappenas adalah pembinanya. Untuk itu, dia menegaskan tidak ada intervensi sebagaimana yang dituduhkan.

"BPS itu kebetulan langsung di bawah pimpinan saya sebagai menteri PPN. Jadi sebagai pembinanya pun saya tidak pernah melakukan intervensi 'menitip' apapun. jadi sama sekali tidak benar," katanya.

Mantan menteri keuangan itu mengatakan, kredibilitas suatu lembaga statistik itu sangat bergantung pada sifat independensinya.

"Sehingga yang bisa saya sampaikan, ketika mereka akan mengumumkan data, dari presiden sampai menteri terkait, itu pun baru tahu (diberitahukan) satu jam sebelum konferensi pers. Jadi sama sekali tidak ada unsur rekayasa atau intervensi," katanya.

Sebagai informasi, dalam salah satu kesempatan mengunjungi sebuah media massa nasional, Sandiaga menuding pemerintah mengontrol penyajian data tentang kemiskinan dan pengangguran.

Mantan wakil gubernur DKI ini menyampaikan, bahwa data yang dikumpulkan timnya menunjukkan kondisi yang lebih buruk dibanding data yang disajikan BPS.

No comments