Breaking News

Jokowi Masuk Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia

Di hadapan para kiai dan habib dari wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) yang hadir dalam silaturahmi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (7/2/2019) Presiden Jokowi menyatakan jika ulama dan umara sering bertemu diyakini negara akan tentram.

"Kalau ulama dan umara itu dekat dan sering saling silaturahmi menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan keumatan, Insya Allah negara ini akan tetap adem, ayem, tentram, sejuk," ujar Jokowi.



Jokowi berpendapat apabila para ulama sudah berikan tausiyah dan wejangan kepada umatnya, pasti akan dijadikan pedoman serta panutan.

Menyikapi munculnya berita-berita fitnah hingga semburan hoaks belakangan ini. Jokowi meminta para kiai dan habib bisa membentangi diri masyarakat untuk tidak termakan berita fitnah dan hoak terutama di media sosial.

"Menurut saya yang terpenting bagaimana kita membentengi pribadi-pribadi yang ada di negara ini dengan budi pekerti yang baik, karakter keislaman yang baik, karakter keindonesiaan yang baik, dengan tata krama yang baik, dan nilai agama yang baik," tegasnya.

Jokowi menambahkan bila masyarakat sudah memiliki kematangan dan kedewasaan dalam berpolitik berita fitnah serta hoaks tidak menjadi masalah.
Presiden Joko Widodo atau Jokowi masuk dalam daftar 50 tokoh Islam paling berpengaruh di dunia pada 2019. Dia menduduki peringkat 16.

Dikutip dari situs themuslim500.com, Jokowi dianggap lebih berpengaruh dari ulama kenamaan Arab Saudi, Sheikh Abdul-Aziz ibn Abdullah Aal Al-Sheikh yang menempati posisi ke-26. Sedangkan di atas Jokowi ditempati oleh Putera Mahkota Abu Dhabi sekaligus Wakil Panglima Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab, Jenderal Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan.

Tak hanya Jokowi, ada dua ulama asal Indonesia turut masuk dalam daftar. Mereka adalah Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj di peringkat ke-20 dan Ketua Umum MUI Jawa Tengah Habib Luthfi bin Yahya di urutan ke-37.

Jokowi, Said Aqil dan Habib Luthfi Yahya bersanding dengan tokoh muslim besar dunia lainnya seperti Presiden Turki Recept Tayyip Erdogan yang menempati peringat pertama, Raja Salman bin Abdul-Aziz Al-Saud dari Arab Saudi di peringkat ke-2 dan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di peringkat ke-4.

Tak hanya dari kalangan ulama dan kepala negara, The Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC) juga memasukan nama pesepak bola asal Mesir yang kini berlaga di tim Liverpool FC, Mohammed Salah yang berada di peringkat ke-46.

Adapun calon presiden Prabowo Subianto juga masuk dalam daftar 450 nama muslim yang berpengaruh di dunia untuk kategori politik lewat situs yang sama. Namun dalam daftar ini tak ada urutan peringkat seperti pada 50 nama teratas.

Laman itu menyebut Letnan Jenderal Prabowo Subianto adalah purnawirawan yang menjadi politikus. Prabowo disebut mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden pada 2009 dan menjadi calon presiden pada 2014. "Prabowo kembali maju sebagai calon presiden pada 2019," tulis laman tersebut.

Secara berkala RISCC memilih 500 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia yang diseleksi berdasarkan 13 kategori, seperti dari kalangan ilmu, politik, administrasi hubungan keagamaan, pengkhotbah dan pemimpin spiritual, filantropi/dermawan, isu sosial, sains dan teknologi, seni dan budaya, pembacaan Alquran, media, selebritas dan bintang olahraga, serta bidang ekstremisme.

No comments